Tuesday, May 19, 2015

HUBUNGAN ILMU MANAJEMEN DENGAN ILMU LAINNYA

MAKALAH PENGANTAR ILMU  MANAJEMEN


HUBUNGAN ILMU MANAJEMEN
DENGAN ILMU LAINNYA




OLEH

HILDAWATI





JURUSAN ANTROPOLOGI SOSIAL
 FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS HASANUDDIN
2014






KATA PENGANTAR


Puji syukur penyusun panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wata?ala, karena berkat rahmat-Nya kami bisa menyelesaikan makalah yang berjudul Hubungan Ilmu Manajemen Dengan Ilmu Lainnya . Makalah ini diajukan guna memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Ilmu Manajemen.
Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga makalah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat kami harapkan demi sempurnanya makalah ini. 
Semoga makalah ini memberikan informasi bagi masyarakat dan bermanfaat untuk pengembangan wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan bagi kita semua.




Makassar, 29 September 2014


 Penyusun









BAB I
PENDAHULUAN


A.    LATAR BELAKANG

Di universitas atau perguruan tinggi yang berfokus atau berjurusan di satu bidang ilmu Jurusan manajemen, misalnya, memiliki mata kuliah seperti akuntansi, bahasa Inggris, manajemen, bisnis, studi kelayakan bisnis, dan sebagainya. Keseluruhan mata kuliah diberikan agar mereka memiliki tujuan agar mahasiswa memiliki semua ilmu yang relevan dan berhubungan dengan kompetensi yang diharapkan. Dalam kasus jurusan manajemen, kemampuan manajemen-lah yang diharapkan  didapatkan, baik softskill maupun hardskill. Pemasukan beberapa mata kuliah tambahan atau kegiatan ekstrakurikuler lainnya hanya akan dilakukan sejauh mereka berhubungan dan turut menunjang kompetensi utama (core competency) dari jurusan yang dimaksud. Makalah ini dibuat untuk mengetahui sejauh mana hubungan manajemen dan ilmu – ilmu lainnnya.












BAB II
PEMBAHASAN

A.    PENGERTIAN MANAJEMEN

        Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti "seni melaksanakan dan mengatur”.Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal.Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.
Untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan diperlukan alat-alat sarana (tools). Toolsmerupakan syarat suatu usaha untuk mencapai hasil yang ditetapkan. Tools tersebut dikenal dengan 6M, yaitu men, money, materials, machines, method, dan markets.
Man merujuk pada sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi. Dalam manajemen, faktor manusia adalah yang paling menentukan. Manusia yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. Tanpa ada manusia tidak ada proses kerja, sebab pada dasarnya manusia adalah makhluk kerja. Oleh karena itu, manajemen timbul karena adanya orang-orang yang berkerja sama untuk mencapai tujuan.
Money atau Uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Besar-kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan. Oleh karena itu uang merupakan alat (tools) yang penting untuk mencapai tujuan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional. Hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja, alat-alat yang dibutuhkan dan harus dibeli serta berapa hasil yang akan dicapai dari suatu organisasi.
Material terdiri dari bahan setengah jadi (raw material) dan bahan jadi. Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik, selain manusia yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/materi-materi sebagai salah satu sarana. Sebab materi dan manusia tidaki dapat dipisahkan, tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki.
Machine atau Mesin digunakan untuk memberi kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efesiensi kerja.
Metode adalah suatu tata cara kerja yang memperlancar jalannya pekerjaan manajer. Sebuah metode daat dinyatakan sebagai penetapan cara pelaksanaan kerja suatu tugas dengan memberikan berbagai pertimbangan-pertimbangan kepada sasaran, fasilitas-fasilitas yang tersedia dan penggunaan waktu, serta uang dan kegiatan usaha. Perlu diingat meskipun metode baik, sedangkan orang yang melaksanakannya tidak mengerti atau tidak mempunyai pengalaman maka hasilnya tidak akan memuaskan. Dengan demikian, peranan utama dalam manajemen tetap manusianya sendiri.
Market atau pasar adalah tempat di mana organisasi menyebarluaskan (memasarkan) produknya. Memasarkan produk sudah barang tentu sangat penting sebab bila barang yang diproduksi tidak laku, maka proses produksi barang akan berhenti. Artinya, proses kerja tidak akan berlangsung. Oleh sebab itu, penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor menentukan dalam perusahaan. Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli (kemampuan) konsumen.





B.     HUBUNGAN MANAJEMEN DENGAN ILU LAINNYA

1.      Ilmu Manajemen dengan Ilmu Psikologi
         Psikologi berasal dari kata dalam bahasa Yunani Psychology yang merupakan gabungan dan kata psyche dan logos. Psyche berarti jiwa dan logos berarti ilmu. Secara harafiah psikologi diartikan sebagai ilmu jiwa. Psikologi adalah sebuah bidang pengetahuan dan ilmu terapan yang mempelajari perilaku dan fungsi mental manusia secara ilmiah.
Sehingga hubungan Ilmu Manajemen dengan Ilmu Psikologi adalah Ilmu Manajemen menganalisa hal-hal yang berkenaan dengan psikologi karyawan disuatu karyawan. Bidang yang dikaji ialah Motivasi Kerja, Stress Pekerjaan, dan Lingkungan Karyawan dalam Perusahaan terhadap Produktivitas Kerja Karyawan itu sendiri. Selain itu, Keterkaitan ini juga termasuk dalam hal perekrutran kerja. Dalam menganalisanya diperlukan teori-teori Psikologi yang mendukung dalam menjelaskan gejala-gejala dalam suatu perusahaan. Hubungan antara Ilmu Manajemen dengan Ilmu Psikologi akan banyak dikaji dalam Manajemen SDM atau Personalia
2.      Ilmu Manajemen dengan Ilmu Hukum
 Ilmu hukum adalah ilmu pengetahuan yang berusaha menelaah hukum. Ilmu hukum mencakup dan membicarakan segala hal yang berhubungan dengan hokum. Kaitan antara Ilmu Manajemen dengan Ilmu Hukum adalah Dalam Perjanian Bisnis diperlukan dasar hukum yang kuat agar perjanjian yang dibuat dapat berjalan dengan lancar. Dalam hal ini terdapat kajian Manajerial terhadap aspkek-aspek hokum dalam kegiatan manajerial perusahaan.
3.      Ilmu Manajemen dengan Ilmu Komunikasi
Ilmu komunikasi adalah ilmu yang mempelajari tentang tata cara beromunikasi serta menggunakan berbagai alat komunikasi sebagai saran komunikasi terhadap orang lain. Komunikasi sangatlah penting dalam kegiatan manajerial yang terjadi disuatu perusahaan. Ilmu Manajemen sangatlah berkaitan dengan Ilmu Komunikasi dalam bidang Kehumasan Perusahaan, Surat menyurat Bisnis, serta Pemasaran Produk.
4.      Ilmu Manajemen dengan Ilmu Statistika
Ilmu Statistik ialah ilmu yang membahas tentang pengumpulan, penyusunan, analisa, interpretasi dan penyajian data. Statistika berperan dalam menganalisa data manajerial yang berbentuk angka-angka (kuantitatif) dan menyusunnya secara sistematis. Analisis Manajerial ini bisa berupa analisa proababilitas, maupun analisa statistikal murni. Statistika banyak digunakan dalam analisis pembuatan penelitian karya tulis dibidang manajemen.
5.      Ilmu Manajemen dengan Ilmu Kesehatan
            Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara social dan ekonomis. Hubungan antara  Manajemen dan Kesehatan adalah perencanaa kesehatan, pengorganisasian, pengaturan staf, penggerakkan pelaksanaan dalam mencapai tujuan pembangunan kesehatan, penganggaran kesehatan (budgeting), pengendalian pengawasan, dan penilaian pembangunan kesehatan.
6.   Ilmu Manajemen Dengan Ilmu Akuntansi
            Akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan Informasi mengenai keuangan  sangat dibutuhkan khususnya oleh pihak manajer / manajemen untuk membantu membuat keputusan suatu organisasi  terhadap pengelolaan keuangan, hal-hal administratif, dan pengurusan serta pengawasan, dan pembagian kerja dalam bidang akuntansi.
7.   Ilmu manajemen dengan Ilmu teknik Industri
            Disiplin teknik industri ditujukan untuk memecahkan masalah di sektor industri (semua organisasi usaha meliputi produksi barang / manufaktur maupun jasa). Teknik industri yang bertujuan mendapatkan efisiensi kerja dalam segala bidang  pekerjaan. Hubungannya dengan ilmu manajemen adalah dalam teknik industry diperlukan sistem pengawasan  manajemen dan ditekankan pada prosedur, perencanaan, pengukuran, pengawasan untuk semua aktivitas dalam organisasi.
8.   Ilmu Manajemen dengan Ilmu Antrolopogi
     Antropologi adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia, kaitannya dengan manajemen  misalnya menggambarkan cara-cara bagaimana manajer berhubungan dengan bawahannya.  Sehingga mendorong kerja yang lebih baik dan lebih keras, karena supervisor memberi perhatian kepada mereka.  Hawthorn studies mengatakan yang penting diperhatikan untuk meningkatkan produktifitas adalah faktor perilaku manusia dan sosial


















BAB III
PENUTUP



A.    Kesimpulan
Ilmu manajemen memiliki hubungan yang erat dengan ilmu – ilmu lainnya. Karena setiap ilmu memerlukan system manajemen untuk mendapatkan hasil atau tujuan yang maksimal. Karena ilmu – ilmu pengethuan saling berkaitan sehingga tidak ada ilmu yang lebih baik dari ilmu lainnya.



4 comments: