Tuesday, May 19, 2015

ARTIKEL ILMIAH DAN JURNAL ILMIAH

Makalah Bahasa Indonesia

ARTIKEL ILMIAH DAN JURNAL ILMIAH





OLEH

 HILDAWATI



JURUSAN ANTROPOLOGI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS HASANUDDIN
2014







Kata Pengantar

Puji dan syukur penulis (Kelompok 8) haturkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas Berkat dan Rahmatnya penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik. Isi makalah ini, penulis mengangkat tentang “ARTIKEL ILMIAH DAN JURNAL ILMIAH”. Semoga dengan pembahasan makalah ini dapat berguna bagi kita. Akhirnya penulis mengucapkan terima kasih kepada teman-teman yang telah membantu penulis dengan memberikan dorongan dan saran untuk menyusun makalah ini sehingga diselesaikan dengan baik. Dan juga makalah ini masih jauh  dari kesempurnaan, apabila ada kekurangan atau kesalahan kata dalam penulisan, penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya dan bersedia menerima kritik dan saran yang membangun dari pembaca demi memperbaiki makalah ini.





PENULIS




i
DAFTAR ISI
Kata Pengantar......................................................................................................... i
Daftar Isi................................................................................................................. ii
BAB I          Pendahuluan
A.    Latar belakang masalah.................................................... 1
B.     Rumusan masalah............................................................ 1
C.     Tujuan dan maksud penulisan.......................................... 1
BAB II         Pembahasan
A.    Artikel Ilmiah............................................................... 2
B.     Jurnal Ilmiah................................................................ 7
BAB III       Penutup
A.    Kesimpulan.................................................................. 9
B.     Saran............................................................................ 9










ii
BAB I
PENDAHULUAN


A.    LATAR BELAKANG

            Artikel ilmiah merupakan sejenis tulisan yang menyajikan atau menganalisis suatu topik secara ilmiah. Keilmiahan suatu tulisan didasarkan pada ragam bahasa yang digunakannya di samping topik yang dikaji terkait dengan kepentingan ilmu. Ragam bahasa artikel ilmiah adalah ragam baku (standar) karena situasi penulisan menuntut keresmian. Banyak orang yang ragu dalam pembuatan artikel ilmiah. Keraguan itu muncul terkait dengan berbagai pertanyaan, di antaranya (1) apakah topik yang akan saya sajikan tergolong ilmiah; (2) bagaimana menggunakan bahasa ilmiah untuk tulisan saya; dan (3) mampukah saya menuangkan berbagai gagasan ilmiah.  Kegiatan menulis merupakan kegiatan berbahasa secara produktif. Keproduktifannya tampak pada tulisan yang berisi gagasan yang tak terhingga. Dengan demikian, produk kegiatan menulis bukan hanya tulisan, melainkan juga gagasan. Gagasan yang dihasilkan dalam kegiatan menulis merupakan produk berpikir kreatif yang melibatkan aktivitas hemisfer kiri dan hemisfer.

B.     RUMUSAN MASALAH

1.    Pengertian Jurnal dan Artikel Ilmiah
2.      Komponen-komponen artikel ilmiah
3.      Karakteristik jurnal ilmiah
4.      Perbedaan jurnal ilmiah dengan artikel ilmiah

C.     TUJUAN PENULISAN
A.    Untuk mengetahui Pengertian Jurnal dan Artikel Ilmiah
B.     Untuk mengetahui Komponen-komponen artikel ilmiah
C.     Untuk mengetahui Karakteristik jurnal ilmiah
D.    Untuk mengetahui Perbedaan jurnal ilmiah dengan artikel ilmiah

1




BAB II
PEMBAHASAN


A.    ARTIKEL ILMIAH

1.      Pengertian Artikel Ilmiah

Artikel ilmiah merupakan sejenis tulisan yang menyajikan atau menganalisis suatu topik secara ilmiah. Keilmiahan suatu tulisan didasarkan pada ragam bahasa yang digunakannya di samping topik yang dikaji terkait dengan kepentingan ilmu. Ragam bahasa artikel ilmiah adalah ragam baku (standar) karena situasi penulisan menuntut keresmian.
Ada dua bentuk artikel ilmiah, yaitu artikel konseptual yaitu artikel yang diangkat dari gagasan atau ide penulis dan artikel penelitian–artikel yang diangkat dari hasil penelitan. Perbedaan kedua jenis artikel tersebut terletak pada bagian isi. Jika dalam artikel konseptual antara bagian pendahuluan dan bagian penutup hanya berisi isi artikel–yang bisa terdiri atas beberapa subbab; dalam artikel penelitian antara bagian pendahuluan dan bagian penutup terdapat bagian landasan teoretis, metodologi penelitian, dan hasil dan pembahasan. 
Artikel ilmiah merupakan bentuk tulisan yang cara penyajian bahasanya tergolong ke dalam situasi resmi. Dengan demikian, kaidah penggunaan bahasa dalam artikel ilmiah adalah kaidah baku. Secara sosiolinguistis, bahasa yang bersifat resmi termasuk ke dalam bahasa standar (ragam baku). Ragam baku digunakan untuk (1) berkomunikasi yang bersifat resmi, (2) berkomunikasi dalam
bidang pendidikan dan pembelajaran, (3) berbicara di muka umum, (4) berbicara dengan orang-orang yang dihormati, dan menguraikan ilmu pengetahuan dan menulis karya ilmiah



2
2.      Komponen-komponen Artikel Ilmiah

Pola dasar artikel ilmiah secara umum paling sedikit berisikan bagian-bagian yang sudah baku, yaitu bagian pengenalan, batang tubuh, dan kepustakaan. Dalam bahasa yang sederhana ketiga bagian tersebut dapat juga disebut dengan istilah bagian awal, bagian tengah, dan bagian akhir. Inti karya ilmiah ada pada bagian batang tubuh atau bagian tengah, sehingga secara proporsional bagian tengahlah yang paling panjang uraiannya. Jika ketiga bagian tersebut dianalogikan dengan tubuh manusia, bagian awal dapat dianalogikan sebagai kepala, bagian tengah sebagai tubuh, dan bagian akhir sebagai kaki. Dengan penganalogian tersebut kita sudah mendapat gambaran seberapa besar uraian masing-masing bagian dalam karya ilmiah. Akan menjadi tidak logis jika tubuh manusia lebih kecil daripada kepala atau kakinya. Demikian juga dengan karya ilmiah, akan menjadi tidak logis jika uraian pada bagian pengenalan atau awal lebih panjang daripada bagian batang tubuh atau tengah.
2.1  Judul Artikel Ilmiah
Judul dibuat dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Judul artikel yang baik bersifat ringkas, informatif dan deskriptif, terdiri dari sejumlah kata yang seminimal mungkin, tepat menggambarkan isi tulisan yang mengandung konsep atau hubungan antar konsep; tepat dalam  memilih dan menentukan urutan kata. Judul disusun tidak terlalu spesifik. Penggunaan singkatan atau formula kimia sebaiknya dihindari. Judul ditulis dengan huruf besar (kapital), istilah bahasa asing ditulis dengan huruf miring (italic).
2.2 Nama dan Alamat Penulis
Nama diri penulis ditulis tanpa mencantumkan gelar dan penulisan nama dari satu artikel ke artikel lainnya harus tetap/konsisten, hal ini penting untuk pengindeksan nama pengarang. Keterangan  tentang program  yang ditempuh, alamat  penulis dan/atau e-mail yang dicantumkan harus jelas, dan diletakkan pada catatan  kaki (foot note) di halaman judul dengan ukuran huruf (font) yang lebih kecil dari ukuran huruf pada isi teks.


3
Contoh:
DUNIA SIMBOLIK PENGEMIS KOTA BANDUNG
THE SYMBOLIC WORLD OF BEGGARS IN BANDUNG
Engkus Kuswamo
Universitas Padjadjaran

Program Doktor Ilmu Komunikasi
e-mail: koeskw@unpad.ac.id
2.3 Abstrak dan Kata Kunci (Abstract and Keywords)
Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Abstrak merupakan sari tulisan yang meliputi  latar belakang penelitian secara ringkas, tujuan, teori, bahan dan metode yang digunakan, hasil temuan serta simpulan. Rincian perlakuan  tidak perlu dicantumkan, kecuali jika memang merupakan tujuan utama penelitian.
Abstrak bersifat konsisten dengan isi artikel dan self explanatory, artinya mengandung alasan mengapa penelitian dilakukan (rasionalisasi & justifikasi), dan tidak merujuk kepada grafik, tabel atau acuan  pustaka. Abstrak ditulis dalam jarak 1 spasi dengan jumlah kata tidak lebih dari 150 kata yang dilengkapi dengan  3 – 5 kata kunci, yaitu istilah-istilah yang mewakili  ide-ide atau konsep-konsep dasar yang dibahas dalam artikel.
2.4 Pendahuluan (Introduction)
Dalam pendahuluan dikemukakan suatu permasalahan/konsep/hasil penelitian sebelumnya secara jelas dan ringkas sebagai dasar dilakukannya penelitian  yang akan ditulis sebagai artikel ilmiah. Pustaka yang dirujuk hanya yang benar-benar penting dan relevan dengan permasalahan untuk men”justifikasi” dilakukannya  penelitian, atau  untuk mendasari hipotesis. Pendahuluan juga harus menjelaskan  mengapa topik penelitian dipilih dan dianggap penting, dan diakhiri dengan menyatakan tujuan penelitian tersebut.


4
2.5 Metode (Methods)
Alur pelaksanaan penelitian harus ditulis dengan rinci dan jelas sehingga peneliti  lain dapat melakukan penelitian yang sama (repeatable and reproduceable). Spesifikasi bahan-bahan  harus rinci agar orang lain mendapat informasi tentang cara memperoleh bahan tersebut. Jika metode yang digunakan telah diketahui sebelumnya, maka acuan  pustakanya harus dicantumkan. Jika penelitian terdiri dari beberapa eksperimen, maka metode untuk masing-masing eksperimen harus dijelaskan.
2.6 Hasil dan Pembahasan (Results and Discussion)
Hasil penelitian dalam  bentuk data merupakan bagian yang disajikan untuk menginformasikan hasil temuan dari penelitian yang telah dilakukan. Ilustrasi hasil penelitian dapat menggunakan grafik/tabel/gambar. Tabel dan grafik harus dapat dipahami dan diberi keterangan  secukupnya. Hasil yang dikemukakan hanyalah temuan yang bermakna dan relevan dengan tujuan penelitian.
Temuan di luar dugaan yang tidak sesuai dengan tujuan penelitian harus mendapat tempat untuk dibahas. Jika artikel melaporkan lebih dari satu eksperimen, maka tujuan setiap penelitian harus dinyatakan secara tegas dalam teks, dan hasilnya harus dikaitkan satu sama lain.
Dalam Pembahasan dikemukakan keterkaitan antar hasil penelitian dengan teori, perbandingan hasil penelitian dengan hasil penelitian lain yang sudah dipublikasikan. Pemnbahasan menjelaskan pula implikasi temuan yang diperoleh bagi  ilmu pengetahuan dan pemanfaatannya.
2. 7 Simpulan dan Saran (Conclusion and Suggestion)
Simpulan merupakan penegasan penulis mengenai hasil penelitian dan pembahasan. Saran hendaknya didasari oleh hasil  temuan penelitian, berimplikasi praktis, pengembangan teori baru (khusus untuk program doktor), dan atau penelitian lanjutan.



5
2.8 Ucapan Terimakasih (Acknowledgement)
Ucapan  terima kasih dibuat secara ringkas sebagai ungkapan rasa terima kasih penulis kepada tim promotor/tim pembimbing, dan pihak – pihak yang telah membantu dalam penelitian serta pemberi dana.
2.9 Daftar Pustaka (References)
Bahan  rujukan  (referensi)  yang dimasukkan dalam  daftar pustaka hanya yang benar-benar disebutkan dalam  naskah artikel. Penulisan daftar rujukan  secara lengkap dilakukan  pada halaman baru. Agar penulisan daftar pustaka lengkap, maka daftar dibuat sebagai tahap penulisan paling akhir. Naskah dibaca dari awal sampai akhir, lalu ditulis dalam daftar semua referensi yang ada dalam  naskah dan daftar . Bahan rujukan berbahasa  asing ditulis sesuai dengan aslinya. Penggunaan et at, dalam bahan  rujukan hanya digunakan jika jumlah penulis terdiri lebih dari 6 orang.
Penulisan daftar pustaka masing-masing bidang ilmu mengikuti pedoman yang dikeluarkan oleh organisasi  intemasional yang menerbitkan  publikasi berkala Dalam sistem penulisan  nama dipergunakan sistem  penulisan nama penulis secara intemasional  (yaitu, nama keluarga sebagai entry). Apabila nama keluarga penulis tidak jelas, maka dituliskan nama penulis secara lengkap.
2.10 Lain-Lain
Catatan kaki (footnotes): ditulis di bagian bawah dan biasa digunakan sebagai informasi program studi dan alamat penulis. Dalam bidang ilmu sosial, catatan kaki merupakan keterangan atau penjelasan atas teks tulisan yang dicatat pada  bagian bawah halaman teks tulisan yang bersangkutan dan diberi tanda tertentu. Penulisan catatan kaki sebaiknya dibatasi dan biasanya menggunakan ukuran huruf  yang lebih kecil daripada huruf dalam teks.




6

B.     JURNAL ILMIAH

1.      Pengertian Jurnal Ilmiah
            Menurut  wikipedia Jurnal ilmiah  merupakan  salah  satu  jenis jurnal akademik di mana penulis (umumnya peneliti) mempublikasikan artikel ilmiah yang biasanya memberikan kontribusi terhadap  teori atau penerarapan ilmu. Untuk memastikan  kualitas ilmiah pada artikel yang diterbitkan, suatu artikel biasa diteliti oleh rekan-rekan sejawatnya dan direvisi oleh penulis, hal ini dikenal sebagai peer review (review oleh orang-orang yang lebih berkompeten). 
Berdasarkan versi lain, jurnal adalah terbitan berkala yang berbentuk majalah yang berisi bahan ilmiah yang diterbitkan untuk orang-orang dengan minat khusus (misal: matematika). Awalnya  jurnal dalam bentuk buku, namun seiring berkembangnya teknologi informasi, jurna l kini diterbitkan dalam  bentuk elektronik, atau lebih dikenal dengan nama  e-Journal. Jurnal biasanya diterbitkan 2-3 kali dalam setahun,
2.      Karakteristik Jurnal Ilmiah

Umumnya jurnal ilmiah  memiliki aspek perkembangan ilmu, bukan artikel ilmiah biasa. Seleksinya pun cenderung sangat ketat, apalagi jurnal internasional. Jurnal memiliki cakupan materi yang luas namun sangat padat, hanya 6-8 halaman, namun setiap kalimatnya bernilai ilmu pengetahuan. Jurnal bersifat sangat efektif, tidak memuat gambar atu tabel. Untuk jurnal matematika, umumnya banyak teori rumus dasar yang tidak ditulis, sehingga hanya orang-orang yang sebidang yang dapat memahami isi dari jurnal ilmiah tersebut.


7
Jurnal ilmiah wajib memenuhi persyaratan administratif sebagai berikut :
1.   Memiliki International Standard Serial Number (ISSN).
2.   Memiliki mitra bestari paling sedikit 4 (empat) orang.
3.   Diterbitkan  secara teratur dengan  frekuensi paling sedikit dua kali dalam setahun, kecuali majalah ilmiah dengan cakupan keilmuan  spesialisasi dengan frekuensi satu kali dalam satu tahun.
4.   Bertiras tiap kali penerbitan  paling sedikit berjumlah 300 eksemplar, kecuali majalah ilmiah yang menerbitkan sistem  jurnal elektronik (e-journal) dan majalah ilmiah yang menerapkan sistem daring (online) dengan persyaratan sama dengan  persyaratan majalah ilmiah tercetak.
5.   Memuat artikel utama  tiap kali penerbitan berjumlah paling sedikit 5 (lima), selain dapat ditambahkan dengan artikel komunikasi pendek yang  dibatasi paling banyak 3 (tiga) buah.













                                                                                                                                                                             8
BAB III
PENUTUP

A.    KESIMPULAN

              Jurnal Ilmiah adalah majalah publikasi yang memuat KTI (Karya Tulis Ilmiah) yang secara nyata mengandung data dan informasi yang mengajukan iptek dan ditulis sesuai dengan kaidah-kaidah penulisan ilmiah serta diterbitkan secara berkala. Jadi di dalam jurnal ilmiah terdapat akrtikel artikel Ilmiah. Sehingga dapat dikatakan bahwa artikel ilmiah adalah bagian dari jurnal ilmiah.

B.     SARAN

              Menulis jurnal ilmiah bukan merupakan pekerjaan yang mudah, tetapi tidak ada salahnya jika dilatih. Jika ingin karya tulis kita masuk dalam terbitan berkala ilmiah, maka kita harus memeniuhi aturan yang diberikan, seperti lingkup ilmu, panduan pengetikan , dan yang tidak kalah pentingnya adalah kualitas.












9

6 comments: